Blog

Back
Photo by: mbtskoudsalg.com

3 Alasan Mengapa Tren Cover Lagu Bisa Membunuh Orisinalitas Bermusik

October 03, 2018

Orisinalitas bermusik bisa mati karena budaya cover lagu yang semakin menjamur. Inilah 3 alasannya.

Sejak berbagai platform streaming hadir di tengah-tengah masyarakat, kebebasan berkreasi para seniman tidak lagi dapat terbendung. Kehadiran Youtube, Sound Cloud, Spotify, hingga Reverbnation membuat para musisi memiliki wadah digital untuk berkarya dan dikenal oleh semua orang.

Salah satu tren yang tengah berkembang di kalangan para pelaku industri musik saat ini adalah membuat cover lagu hit dari artis lain baik dari dalam maupun luar negeri. Hal ini kemudian memunculkan sebuah istilah baru bernama “cover artist” untuk menyebut seorang penyanyi sebagai seorang “spesialis” dalam membawakan lagu orang lain.

Tren cover lagu sejatinya dapat “berbahaya” bagi orisinalitas bermusik para musisi. Inilah sebabnya:

  1. Membuat Musisi menjadi “Malas”

Kebiasaan cover lagu akan membuat seorang musisi malas menciptakan karya sendiri. Musisi yang terlalu nyaman dengan kesuksesan dari hasil cover lagu-lagu orang lain akan menghambat potensi dirinya untuk menciptakan lagu sendiri.

  1. Jauh dari Kata Orisinal

Tak peduli seberapa kreatif seorang musisi dalam menggubah aransemen lagu, sebuah lagu cover tetaplah menjadi karya orang lain. Dengan kata lain tidak ada unsur orisinalitas bermusik dari sang artis cover di dalam lagu tersebut.

Padahal, bagi seorang musisi, orisinalitas karya harusnya menjadi prioritas agar musik yang dibawakan dapat tersampaikan secara jelas kepada para pendengar.

  1. Menghilangkan Jati Diri Bermusik

Laiknya sidik jari, masing-masing musisi memiliki jati diri bermusik yang unik dan berbeda dari musisi lainnya. Karakter ini lama kelamaan dapat hilang atau pudar jika sang musisi lebih fokus pada karya orang lain ketimbang karyanya sendiri.

Oleh karena itu, menemukan jati diri bermusik merupakan salah satu hal yang paling penting dilakukan sebelum sang musisi serius terjun ke tengah industri.

Terlepas dari fakta musik yang tertulis di atas, pada akhirnya melakukan cover lagu merupakan hak masing-masing individu untuk tetap eksis di industri musik. Akan tetapi, seorang musisi tentu akan lebih baik bermusik dengan karyanya sendiri. Selain orisinal, karya tersebut juga akan membuat industri musik di Tanah Air menjadi lebih semarak.

Share this:
Sticky
Oct 03, 2018

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*