Blog

Back
Photo by: cnnindonesia.com

‘Marauder’, Album Baru Interpol yang Lebih Minimalis

October 18, 2018

Berita musik terbaru datang dari band rock indie asal Amerika Serikat, Interpol. Pada 24 Agustus 2018 lalu, mereka meluncurkan album studio keenamnya yang diberi judul ‘Marauder’. Dilansir dari CNN Indonesia, seharusnya pencinta musik rock era 2000-an tidak melupakan band yang digawangi oleh Sam Fogarino (drummer), Paul Banks (vokalis dan gitaris), dan Daniel Kessler (gitaris) ini.

Nama band ini memang tidak seharum The Strokes atau The Libertines, yang sering disebut menorehkan sejarah dalam musik rock modern. Namun, lewat Marauder mereka berusaha memperdengarkan lagu dengan kualitas serupa hits-nya terdahulu, antara lain NYC, Untitled, dan PDA.

Album ini diluncurkan di bawah label rekaman Matador Records yang diproduseri oleh Dave Fridmann. Proses rekaman dilakukan di Tarbox Road Studios, Cassadaga, New York pada Desember 2017 hingga April 2018. Berturut-turut, band yang berdiri tahun 1997 ini telah merilis tiga single lagu dari album teranyar mereka, yakni The Rover, Number 10, dan If You Really Love Nothing. Seluruh lagu ditulis oleh ketiga personel dengan durasi album selama 44 menit 34 detik.

Melalui wawancara bersama NME pada akhir Agustus lalu, Banks menyatakan mereka tidak ingin mengeluarkan album berkonsep sama. Marauder sangat berbeda jika dibandingkan dengan album terdahulu, nuansanya cenderung minimalis. Sebisa mungkin kami tidak memakai ProTools secara berlebihan, sehingga musik yang kami hasilkan masih orisinal,” tutur Banks ketika itu. Ia menambahkan, rasanya agak sulit menemukan suatu rekaman lagu yang bersuara apa adanya, tanpa polesan sana-sini dalam beberapa tahun terakhir.

Kali ini mereka berusaha memperluas “suara” dari lagu-lagu yang ada tanpa kehilangan esensinya. Itulah mengapa Anda tidak akan menemukan filter berlebihan dalam rentetan lagu di album tersebut. Seperti pada lagu pertama, ‘If You Really Love Nothing’, vokal Banks yang lapang berjalin indah dengan ketukan drum dinamis ala glam-rock. Juga bagaimana nomor lagu ‘Stay In Touch’ yang terbentang perlahan dengan ritme yang pas. Dentuman drum terdengar samar, tetapi justru menambah keunikan lagu tersebut.

Mereka sungguh serius mengeksplorasi genre rock ini, dan dengan yakin memberikan sentuhan yang lebih dewasa. Karya terdahulu justru menjadi inspirasi untuk merangkai nada dengan tepat, sehingga terdengar lebih matang, modern, sekaligus baru di telinga para penggemar. Semoga saja dalam info musik berikutnya kita bisa mendengarkan berbagai lagu garapan Interpol yang sama atau malah lebih menarik dengan album Marauder ini.

 

Share this:
Sticky
Oct 18, 2018

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*