Blog

Back
Photo By Nadapromotama.com

5 Cara Meningkatkan Keamanan Konser dan Crowd Control

January 13, 2018

 

Dalam konser, keamanan adalah hal utama yang tidak bisa dipisahkan. Saat konser berlangsung, artis dan para penggemar akan ada dalam satu lokasi. Kalau keamanan tidak ditingkatkan artis bisa saja terluka akibat penggemar yang anarkis. Selain itu, penggemar yang saling senggol juga bisa menimbulkan konflik lanjutan.

Untuk menghindari kerusakan yang terjadi saat konser berlangsung dan melakukan crowd control, simak beberapa caranya di bawah ini.

  1. Buat Pemisah Antara Penonton dan Artis

Beberapa panggung konser biasanya tidak memisahkan antara artis dan penonton. Dengan panggung jenis ini penonton dan pengisi acara bisa melakukan interaksi secara langsung dengan mudah. Sayangnya, kalau penonton mulai anarkis pengisi suara biasa saja terluka atau mendapatkan perlakukan yang tidak menyenangkan.

Untuk mengatasi kejadian tidak menyenangkan dalam konser, ada baiknya event organizer yang Anda sewa menyediakan pemisah antara penonton dengan pengisi suara. Salah satu pemisah yang sangat direkomendasikan adalah Mojo Barrier yang untuk wilayah Indonesia secara resmi disediakan oleh Nada Promotama.

  1. Kontrol Pada Pintu Masuk

Salah satu crowd control atau pengendalian kerumunan terbaik yang bisa dilakukan untuk keamanan konser adalah adanya batasan penonton yang akan masuk. Mereka yang ingin memasuki kawasan konser harus melewati lorong pemeriksaan satu per satu. Pihak keamanan akan memeriksa tas dan barang bawaan yang dibawa. Kalau ada benda tajam seperti pisau, pihak keamanan akan menyitanya.

Kontrol pada pintu masuk adalah hal paling penting yang harus dilakukan. Kalau sampai ada penonton yang lolos dari lorong pemeriksaan ini dan membawa benda tajam, hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi dan itu buruk untuk keberlangsungan konser.

  1. Menyediakan Pintu Keluar Darurat

Meski keamanan pada pintu masuk sudah ditingkatkan, hal-hal tidak diinginkan kadang masih kerap terjadi. Kalau hal-hal yang tidak diinginkan ini terjadi, sediakan pintu keluar darurat yang bisa dilihat oleh semua orang. Jadi, kalau dalam konser mendadak terjadi kerusuhan, penonton bisa keluar dari wilayah konser dengan cepat dan mudah.

Oh ya, agar penonton tahu di mana letak dari pintu keluar darurat ini, Anda bisa memberi tanda yang mudah dikenali atau memberi tahu setiap orang yang masuk tentang pintu keluar darurat sejak dari lorong pemeriksaan.

  1. Beri Tanda atau Rute

Kalau konser diadakan di dalam ruangan, event organizer bisa menyediakan rute masuk dan keluar dengan menempel tanda pada dinding. Selain itu, mereka juga bisa menyediakan tim untuk mengarahkan penonton yang mulai masuk ke dalam ruangan agar tidak berkumpul di satu tempat.

Kalau konsernya di luar ruangan, usahakan untuk membuat denah atau peta selain menempel tanda atau anak panas. Dengan peta ini, penonton bisa mengetahui letak panggung, toilet, tempat makan, hingga pintu darurat.

  1. Menambah Jumlah Satuan Pengaman

Cara terakhir untuk meningkatkan keamanan dalam konser adalah dengan menambah jumlah personel satuan keamanan. Untuk keamanan maksimal, tambah jumlah personel 15-30% dari jumlah awal.

Tambahan jumlah personel ini bisa diletakkan di titik-titik krusial seperti pintu masuk, area sekitar konser, pintu keluar, dan jalur menuju area konser. Kalau dalam konser terjadi hal-hal buruk, tambahan personel ini bisa diandalkan untuk mengamankan lokasi atau menetralkan suasana.

Inilah 5 cara meningkatkan keamanan konser dan crowd control. Semoga bisa Anda gunakan sebagai referensi sebelum menyelenggarakan konser musik.

Share this:
Sticky
Jan 13, 2018
Comments Off on 5 Cara Meningkatkan Keamanan Konser dan Crowd Control

Comments are closed.